GalerryHighlight NewsKabar Kota Kita

Dengan Prokes, KPU Ponorogo Menggelar Debat Publik Pilkada Tahap Pertama

Debat Publik pasangan calon bupati dan wakil Bupati Ponorogo dengan tema meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memajukan daerah yang digelar KPU ponorogo Minggu 1 November 2020 malam, jadi ajang pengenalan visi-misi. Maklum karena debat tersebut adalah debat pertama yang digelar di masa kampanye pilkada Ponorogo ini.

Pada debat paslon inipun Kpu Ponorogo harus memenuhi protokol kesehatan. Ketua KPU ponorogo Munajat mengatakan debat dilaksanakan sesuai keputusan kpu 465, antara lain mengatur protokol kesehatan. Karena itu menyangkut peserta, dan undangan undangan dibatasi. Selain itu jaraknya juga diatur tidak terkecuali harus memakai masker, disediakan sarung tangan dan pengecekan suhu tubuh.


“semuanya dijalankan sesuai Protokol kesehatan” ungkapnya.

Debat paslon bupati wakil bupati Ponorogo no urut satu Sugiri sancoko-Lisdya Rita dan no urut dua Ipong Muchlissoni-Bambang Tri Wahono menghangat saat sesi debat terbuka dimulai. Kedua paslon saling menyerang, seperti saat membahas bidang pertanian, pariwisata daerah, termasuk kesenian reyog ponorogo.

Sugiri usai debat mengatakan apa yang disampaikan adalah hasil serap aspirasi di masyarakat, dituangkan fikiran-fikiran. Apa yang dikaji itu tersebut melahirkan visi-misi yang diberi nama Nawa dharma nyata. Harapanya program yang menjadi visi misinya bisa dipahami masyarakat sehingga bisa nyambung. Meski barangkali belum bisa terjabar semua pada acara debat antar paslon.

Sementara itu Ipong muchlissoni mengatakan ia sudah menyampaikan visi-misinya dalam debat tersebut. Ipongpun meyakini apa hasil kerja pemerintahan selama ini bisa dirasakan dan dipahami masyarakat. Menurutnya secara umum debat dapat berjalan lancar hanya saja menurutnya saat penyampaian visi-misi waktu yang disediakan perlu ditambah. Waktu dua menit tergolong singkat. (de)

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close