Kabar Kota KitaSekitar Kita

Atas Permintaan Bupati Sugiri, Vanessa Kini Dirawat di RSUD Harjono

Dutanusantarafm-Musibah kecelakaan yang dialami oleh Vanesa Vivia Melinda (15) alamat Dukuh Tengah Desa Karanglo Kidul Kecamatan Jambon Ponorogo mengundang rasa prihatin dan iba Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko. Bupati Sugiri akhirnya meminta pihak keluarga agar Vanesa yang sudah beberapa hari dirawat rumah untuk dibawa ke RSUD Hardjono Ponorogo.

“Saya sudah meminta agar adik Vanessa dirujuk ke rumah sakit Dr. Harjono Paju Ponorogo, untuk perawatan yang lebih baik,” ucap Bupati. 

Sugiri mengatakan sambil menunggu proses pengurusan BPJS, maka akan lebih baik apabila Vanesa pelajar sebuah SMK swasta di Ponorogo ini mendapatkan perawatan tim medis di rumah sakit.

“apalagi saya mendapat informasi saat dirawat keluarga di rumah kondisinya semakin melemah. Yang bersangkutan juga merasakan adem panas dibadannya” terang Kang Giri.

Dengan penanganan dulu di rumah sakit setidaknya ada infus yang masuk. Kondisi pasien juga bisa dipantau.

Faris salah satu anggota keluarga saat dikonfirmasi mengungkapkan bahwa ada yang menyampaikan kepada Suprayitno ayah Vanessa agar anaknya dibawa kerumah sakit, atas permintaan Bapak Bupati Sugiri Sancoko.

“sekitar jam 16.00 Wib Vanessapun akhirnya dibawa ke rumah sakit Dr. Harjono Paju” ungkapnya.

Sementara itu Wadir Bidang Medik RSUD dr Harjono, Enggar Tri Adji membenarkan informasi tersebut. Vanessa sejak Minggu sore telah dirawat di ruang Flamboyan.

“iya benar mas, pasien sudah dirawat di ruang flamboyan rsud Hardjono” terangnya.

Dalam perawatan di rsud Hardjono yang bersangkutan dalam penanganan medis. Soal penanganan apa yang akan diberikan menjadi wewenang dokter penanggungjawab pasien

Diinformasikan Vanessa mengalami kecelakaan tunggal menabrak tiang telpon Barat Perempatan Condong Kecamatan Kauman pada Minggu (3/10/2021). Akibat kecelakaan itu dia mengalami cedera tulang leher.

Vanesa sempat dibawa ke rumah sakit Orthopedi Solo dan dirawat selama 2 hari disana. Karena terkendala biaya, maka Vanesa oleh pihak Keluarga dibawa pulang ke rumah lagi. Pihak keluarga menyampaikan sesuai infornasi pihak rumah sakit Orthopedi Solo untuk biaya operasi dan perawatan mencapai Rp. 150 juta. Saat itu disarankan agar mengurus BPJS terlebih dahulu, agar tidak terbebani dengan biaya tersebut.

Sementara itu cedera leher yang diderita Vanesa dikawatirkan mengganggu sistem saraf organ tubuh yang lain Karena itu memerlukan tindakan medis yang tepat. (de)

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close